Jambi, GN- Walikota Jambi, Syarif Fasha ajak masyarakat mengawasi pambangunan yang ada di wilayah Kota Jambi. Kalau ada pelaksana atau kontraktor yang mengerjakan pembangunan asal jadi, elemen masyarakat agar meloporkan ke Pemda Kota Jambi.
Syarif Fasha mejelaskan, elemen masyarakat untuk selalu mengkritisi dan ikut melakukan pemantauan dan pengawasan langsung, terhadap kinerja rekanan atau pelaksana pembangunan di sejumlah proyek. Ada dugaan, para kontraktor melakukan pekerjaan tidak sesuai dengan rencana anggaran biaya (RAB), maka kalau ada penyimpangan pelaksanaan pembangunan, maka masyarakat langsung menegurnya, atau laporkan kepada kami.
Wali Kota menambahkan, tahun anggaran 2015 ini banyak proyek pembangunan jalan, sementara jumlah pengawas kurang, sehingga perlu peran masyarakat untuk melakukan pengawasan pelaksanaan pembangunan. Pembangunan yang ada di Kota Jambi untuk kepentingan seluruh masyarakat, maka warga haru berperan aktif untuk mengontrol poelaksanaan pembangunan.
"Kami mengharapkan konsultan pengawas benar benar melakukan tugasnya, kita sudah kontrak, sudah kami bayar maka tanggung jawab pengawasan ada di konsultan pengawas. Jangan sampai lagi disalahkan Dinas PU. Itu tugas dan fungsi pengawas," tegasnya.
Fasha menyebut, sukses tidaknya proyek pembangunan jalan lingkungan tersebut ada ditangan pengawas konsultan. Maka konsultan pengawas yang telah dikontrak ini untuk tidak main-main dalam mengerjakan pekerjaannya sebagai pengawasan, sehingga pekerjaan itu bisa bermutu dan sesuai dengan gambar yang telah ada. Saya mengigatkan Dinas Pekerjaan Umum (PU) untuk membatalkan kontrak konsultan pengawas jika tidak bekerja sebagaimana mestinya. "Kalau ternyata konsultan pengawas tidak aktif dilapangan cabut, batalkan kontraknya," tegas Fasha.
Sementara itu Kabid Bina Marga Dinas PU Kota Jambi, Party Suwandi megatakan, ada sekitar 400 an paket untuk pembangunan atau perbaikan jalan lingkungan. Satu Kecamatan masing-masing mendapat sekitar 30 - 50 paket. Di Kotabaru dan Jambi Selatan paling banyak, rata-rata 10 - 15 paket per Kelurahan," tandasnya. (Hr)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar