Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Bekasi ,GN
Terkait adanya dugaan Penyelewengan anggaran oleh Ketua Panitia, Pilkades 10 Mei 2015 lalu, dibantah ketua panitia pilkades Kerta Mukti kecamtan Cibitung kbupaten Bekasi Boklin Priatna,

 Menurutnya dugaan penyelewengan dana pilkades tidak benar. Pihaknya menggunakan anggaran pada Pilkades  secara transfaran. Boklin menuturkan , paling banyak menyerap anggaran biaya keamanan pada saat pilkades. “Saya tidak mau ambil resiko di pilkades ini,”ujarnya.

Untuk biaya keamanan di optimalkan, juga biaya lainnya seperti  tenda yang awalnya dianggarkan Rp. 15 juta, tetapi saat pelaksanaan penyewaan tenda mencapai 18 juta. “Banyak biaya yang tak terduga”.jelasnya.

Memang pada saat pilkades biaya kemarian yang dibebankan kepada dua calon sebesar Rp. 500 juta ditambah bantuan Pemda Kabupaten Bekasi sebesar Rp.80 juta. Dengan demikian ada tersisa 420 juta. Disepakati nasing-masing calon, membayar biaya penyelenggaraan Pilkades sebesar Rp. 210 juta,. Semua biaya kegiatan melalui musyawarah dan kesepakatan ke dua calon.

Boklin Priatna, menambahkan, yang terlibat dalam kepanitian Pilkades dibayar dengan honor Rp. 1,5 juta/perbulan,.Saat hari pemilihan ada panitia satu hari saat pemungutan suara melibatkan  unsur Linmas dan lainnya sebanyak 105 orang. “ Semua biaya telah terserap sesuai pos anggaran yang di buat panitia. Bantuan  dana dari pemda itu ada LPJ nya”” ungkap Boklin.


Perlu diketahui pada pilkades tanggal 10 Mei lalu, Sunarjo tanda gambar Durian urut.2 meraih suara 4.245 suara, Sementar H. Nana Mulyana tanda gambar Apel urut.1, meraih 3.410 suara. (NRS)



Sku Metropolitan

Penerbit: PT. Juszyda Metro Garuda Notaris: Agus Sulaeman T. SH, MKn No. 04 Tanggal 12 Maret 2015 No. AHU-0011533.AH01.01.tahun 2015 No SIUP:503.09/1-0537/BPMPPT/PK-00/IV/2015 No. TDP: 100714612832 NPWP:72.585.352.7-435.000 Dasar Undang-undang No. 40 Tahun 1999.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Posting Komentar


Top