Eva Yuliana anggota DPRD Provinsi Riau meninjau lokasi sekolah ketika kunjungan kerja ke Desa Petapahan, Kecamatan Tapung, Sabtu (25/4).
Kampar, GN - Eva Yuliana selaku legislator dari DPRD Riau asal Kampar menggelar reses di Desa Petapahan, Kecamatan Tapung yang di gelar di Aula Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pendidikan dan Kebudayaan, Sabtu (25/4). Hal ini dilakukan dalam upaya penyerapan aspirasi dan mempererat silaturahmi. "Agar jangan ada yang menyangka setelah duduk di lembaga legislatif melupakan masyarakat yang telah memperjuangkan dan memilih," kata Eva Yuliana Jefry dalam sambutannya diacara tersebut.
Banyak masyarakat yang minta untuk datang reses ke desa dan kecamatan, namun tentu satu persatu dapat dikunjungi dan tidak sekaligus. Hal ini adalah untuk penyampaian aspirasi pembangunan pada tahun 2016, karena itu gunanya reses.
Turut hadir anggota DPRD Kampar Ahmad Kosasi, Kapolsek Tapung Barzawi, Danramil Tapung Sudarmaji, Camat Tapung Rahmat, seluruh element masyarakat Tapung dari berbagai unsur termasuk para kepala sekolah dan ibu PKK tingkat kecamatan dan desa.
Eva menjelaskan, ada delapan legislator perwakilan Kampar di Provinsi Riau yang akan menampung dan memperjuangkan aspirasi, karena itu setelah reses. "Kami bermusyawarah, duduk satu meja membahas kembali aspirasi masyarakat, mana yang akan di prioritaskan usulan pembangunannya," kata dia.
Untuk itu Eva meminta sampaikan satu usulan saja namun benar-benar prioritas pembangunannya, karena percuma banyak aspirasi di sampaikan tetapi tidak dapat diperjuangkan yang akan menambah kekecewaan karena banyak yang harus di perjuangkan usulan pembangunan.
Apalagi dengan adanya pemotongan Dana Alokasi Umum (DAU) oleh pusat menurut dia menyebabkan berkurangnya pembangunan di daerah karena itu perlu sinergi dari masing-masing anggota DPRD tingkat provinsi dan kabupaten dalam memperjuangkan usulan pembangunan.
Kepada kaum perempuan Tapung khususnya ibu PKK tingkat kecamatan dan desa, Eva berpesan agar dapat mendukung dan menyukseskan program ekonomi kerakyatan terutama Program Rumah Tangga Mandiri Pangan dan Energi yang baru dan prioritas di lakukan Pemda.
Usai memberi sambutan, Eva memberi luang penyampaian aspirasi atau sesi tanyajawab, aspirasi disampaikan para Kepala Desa, tokoh masyarakat, umumnya menyangkut persoalan pembangunan jalan desa, pembangunan sekolah, ruang belajar dan penerangan listrik yang belum ada atau masalah penambahan travo listrik di desa yang kekurangan daya,begitu juga aspirasi dari para guru menyampaikan soal penambahan ruang belajar, pembangunan sekolah termasuk persoalan dana Bantuan atau biaya Operasional sekolah (BOS).
Eva mengharapkan semua aspirasi dan usulan pembangunan yang di sampaikan agar segera penyerahkan proposalnya untuk percepatan pembahasan dan penyampaiannya dikalangan wakil rakyat.
Ditambahkan Eva, ke depan akan meninjau langsung bersama Kepala Dinas Pendidikan Kampar, bagi sekolah-sekolah yang memerlukan bantuan pembangunan tentunya secara bertahap, setelah itu di diskusikan dengan kepala dinas provinsi sehingga dapat solusi terbaik pembangunannya.
Tak ketinggalan Danramil Tapung Sudarmaji menyampaikan aspirasinya soal pembangunan penambahan gedung kawasan Ramil begitu juga Kapolsek Tapung Barzawi menyampaikan permohonan bantuan tambahan ruang kantor operasional dan agar dapat juga disampaikan pada kepala Polres Kampar untuk penambahan staf dan personil di Polsek Tapung.
Menjawab aspirasi kapolsek dan Danramil Tapung, Eva menjelaskan akan langsung menyampaikan kepada Bupati apa yang disampaikan Danramil dan kapolsek, disamping itu perlunya sinergi juga dengan Camat dalam memperjuangkan aspirasi tersebut.
Aidil, SH selaku tokoh masyarakat Tapung menyampaikan, kalau Eva sudah duduk jadi anggota DPRD Riau maka pihaknya tidak akan sulit menyampikan aspirasi seperti aula UPT di bangun karena perjuangannya sewaktu menjadi anggota DPRD Kabupaten Kampar, itu telah terbukti begitu juga untuk menyampaikan aspirasi 2016, agar dapat terealisasi.
Anggota DPRD Kampar Ahmad Kosasi mengatakan kedatangan legislator baik provinsi maupun kabupaten adalah dalam upaya memperjuangkan aspirasi masyarakat agar terwujud pembangunan.
Harapan ke depan dengan terkabulnya usulan pembangunan Tapung baik di kabupaten maupun provinsi dapat membawa Tapung yang cerah dan lebih maju.(Yulisman)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar