Bekasi, GN - Kantor Dinas Bina Marga dan Tata Air Kota Bekasi jalan Bougenvil perumahan Pondok Hijau Permai kelurahan Pengasinan kecamatan Rawalumbu dinilai kurang refresentatif. Pasalnya kendaraan para staf juga para tamu khususnya kontraktor diparkir di depan rumah–rumah penduduksetempat. Kondisi itu mengusik ketenangan dan kenyamanan warga. Demikian pengakuan warga sekitar dan meminta kepada Pemkot Bekasi untuk segera memindahkan.
Salah seorang warga mengatakan, dengan keberadaan kantor Disbimarta itu warga menjadi kurang nyaman. Disamping kendaraan di parkir di depan rumah-rumah warga dan dijalanan juga kurang ideal atau refresentatif. sebagai perkantoran pemerintah. Memang itu gedung pemkot Bekasi yang sebelumnya difungsikan sebagai laboratorium atau workshop.
Sekarang gedung itu bukan lagi difungsikan sebagai laboratorium atau workshop , tetapi menjadi perkantoran disbimarta yang potensi tamu cukup tinggi.Dengan intensitas tamu yang cukup tinggi, kendaraan mereka pun di parkir dijalanan depan rumah-rumah penduduk. “Warga keberatan dan tidak tenang “ ujar beberapa warga.
Warga sempat memprotes dengan menutup akses masuk ke kantor disbimarta itu. Tetapi, karena merupakan kantor pemerintah sehingga warga mereda dan membuka kembali akses pintu masuk. Dengan kesedian warga setempat, disbimarta memperbaiki akses masuk jalan utama dan juga jalan-jalan lingkungan disekitarnya, tutur warga.
“Gedung laboratorium atau workshop itu berada dilokasi perkampungan, tetapi akses masuk melewati akses jalan utama perumahan. Artinya, kalau untuk perkantoran pemerintah yang intensitas tamu cukup tinggi sudah tidak refresentatif.,“ ujar para warga setempat.
Warga mengatakan, tidak jelas apa tujuan pemkot Bekasi memungsikan gedung workshop ini sebagai kantor disbimarta. Padahal pemkot Bekasi memiliki banyak gedung dibiarkan kosong dan mubazir, seperti di jalan Ir Juanda eks kantor walikota lama dan di komplek perkantoran Walikota sekarang di Jl Ahmat Yani. (dpt)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar