Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Taput,GN - Kepala Dinas PUK Kabupaten Tapanuli Utara Ir. Anggiat Rajagukguk mengatakan, pada tahun 2019 mendatang ditargetkan Tapanuli Utara akan bebas dari Desa Terpencil.  Dalam rangka itu tahun 2015 ini akan dibeli alat-alat berat berupa eskapator, buldoser dan skopel.

“Untuk memberhasilkan visi dan misi pak Bupati  menjadikan Taput sebagai lumbung pangan dan lumbung SDM berkualitas dibutuhkan sarana dan prasarana transportasi yang memadai di pedesaan terutama ke sentra pertanian”ujar Rajagukguk kepada GN di kantor Dinas PUK Taput Jl. Balige Tarutung. “Kita akan mengajukan pembelian tersebut ke DPRD pada Perubahan APBD tahun 2015 yang akan dibahas dalam waktu dekat ini. Diantaranya 5 unit  eskapator, 2 unit Buldoser dan 1 unit skoppel. Tahun 2019 mendatang kita harapkan terbangun 2000 km jalan pedesaan yang secara bertahap ditingkatkan kualitasnya.Misalnya dari jalan jalan ke perkerasan dan pengaspalan.Dengan demikian masyarakat akan terbantu dalam mengangkut hasil pertaniannya ke penampungan atau ke pasar”ujarnya dan menambahkan, selama ini petani terbebani biaya transportasi yang mahal.“Minimal jalan ke sentra pertanian dapat dilalui sepeda motor” tandasnya.

Dikatakan, alat-alat berat tersebut dapat dimanfaatkan di lima wilayah kerja masing-masing misalnya Wilayah Sipahutar,Pangaribuan  dan Garoga , wilayah kerja  Siborongborong dan Muara, wilayah  Pagaran, Sipoholon, dan Parmonangan satu wilayah, Tarutung, Siatas Brita dan Adiankoting serta wilayah Pahae Julu, Pahae Jae, Purbatua dan Simangumban. “Yang pasti di setiap wilayah akan ada1 unit eskavator dan buldoser serta skoppel dapat dimobilisasi sesuai kepentingannya’ujarnya.

Selain untuk kepentingn sektor pertanian dan perkebunan, pembangunan jalan di desa-desa terpencil juga akan melancarkan transportasi bagi pelajar. “Dengan terbukanya jalan-jalan pedesaan, kita harapkan perekonomian masyarakat akan meningkat. Sebagaimana kita amati, di pedesaan saat ini sepeda motor bukan lagi hal yang baru. Kita yakin kepemilikan sepeda motor pun akan meningkat dalam kurun waktu empat tahun mendatang. Transportasi anak-anak sekolah tidak terkendala lagi. Itulah salah satu misi peningkatn kualitas SDM  dan menjadikan Taput sebagai lumbung pangan”sebutnya.

Terkait dengan pembukan jalan desa Parmonangan – Hajoran (Batuarimo) yang sudah dimulai pembukaannya pada masa bupati terdahulu, Ir. Anggiat Rajagukguk mengakui, pada dasarnya jalan tersebut sudah terbuka sepanjang 28 km. Dari Desa Parmonangan – Simarsalaon dan dari Batu arimo-Simarsalaon. “Hanya beberapa titik jalan yang perlu lagi dibenahi khusunya dari arah Batuarimo-Smarsalon”ujanya dan menambahkan jalan tersebut sudah terbuka dan dapat dilalui sepeda motor (kreta) bila musim kering.

“Kita berharap DPRD Taput menerima rencana ini karena sangat terkait dengan pembangunan ekonomi masyarakat”lanjutnya.  (jansen)



Sku Metropolitan

Penerbit: PT. Juszyda Metro Garuda Notaris: Agus Sulaeman T. SH, MKn No. 04 Tanggal 12 Maret 2015 No. AHU-0011533.AH01.01.tahun 2015 No SIUP:503.09/1-0537/BPMPPT/PK-00/IV/2015 No. TDP: 100714612832 NPWP:72.585.352.7-435.000 Dasar Undang-undang No. 40 Tahun 1999.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Posting Komentar


Top