PELALAWAN, Metro - Dengan adanya asap banyak di pelalawan kondisi aktivitaspun sangat terganggu, contohnya mulai dari Sekolah Paud, SD, SMP dan SMA/SMK tidak masuk sekolah.
Dengan asap banyak kata warga yang mengetahui tentang kesehatan, kabut asap dapat menyebabkan iritasi pada mata, hidung dan infeksi, memperburuk asma dan penyakit paru kronis lain.
Bahan polutan di asap kebakaran hutan yang jatuh ke permukaan bumi juga dapat menjadi sumber polutan di sarana air bersih dan makanan yang tidak terlindung, Inpeksi saluran pernapasan akut (ISPA) jadi lebih muda terjadi utamanya karena ketidak seimbangan daya tahan tubuh (HOST)pola bakteri virus penyebab penyakit dan buruknya lingkungan (environment).
Saat Metro menemui Kepala Badan Lingkungan Kabupaten Pelalawan ,Syamsul mengatakan, kalau lokasi lahan yang terbakar kurang mengetahui ,kalau masalah lahan terbakar itu Badan Penanggulangan, karena merekalah yang mempunyai sarana, jadi kalau BLH hanya memantau hostpot asap , dengan situasi saat ini (2/9/2015) jadi asap di Kabupaten Pelawan 34 hostpot.
Sehingga dalam hal ini Pihak BLH menyurati pihak sekolah Paud dan Sd supaya tidak melakukan aktivitas sekolah kalau masih asap banyak .
Metro juga menemui Kabid Damkar di ruang kerjanya, Amirsyah mengatakan untuk laporan tahun ini belum ada sama saya katanya , tetapi untuk tahun 2014 ada , namun Amirsyah mengakui sekarang ini lahan yang terbakar di lokasi tanjung putus rantau baru milik masyarakat , Km 10 lahan masyarakat dan di pb lahan terbakar 50 ha itu milik perusahaan(10/9/2015). (Toman)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar