Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Bekasi, Metro - Kota Bekasi Betekad meraih kembali adipura. Selain terus mengadakan Pembinaan dan Evaluasi hasil penilaian adipura, juga menggerakkan semua elemen  masyarakat untuk bersingkronisasi. Sejumlah kalangan justru mempertanyakan keseriusan karena masih banyak kendala yang belum tertangani secara serius.

"Meraih Adipura tidak sebatas penataan wilayah atau kota saja. Tetapi memiliki program unggulan berbasis lingkungan yang dikedepankan. Penilaian Adipura bukan sebatas kebersihan tetapi juga pembangunan" Demikian Kabid. Kebersihan Kota Bekasi, Ratim di kantornya,

Penataan lingkungan harus mendapatkan dukungan melaui program yang sudah direncanakan sehingga masalah lingkungan dapat terselesaikan.

"Saya sering mengingatkan namun tetap saja kurang mendapatkan perhatian dari masyarakat. Belum lama ini Pemkot Bekasi. coffe morning (Sinergitas Adipura) yang menjadi sosialisasi dan tolak ukur ,” ujarnya.

Berdasarkan evaluasi hasil pemantauan Adipura yang lalu, Kota Bekasi berada di urutan yang masih sangat jauh dibandingkan kota-kota lain. Pencapaian Adipura bukan semata-mata tugas SKPD namun seluruh stakeholder.

Pihaknya sudah melakukan beberapa langkah. Koordinasi dengan Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup (BPLH) Kota Bekasi. Dengan usaha-usaha yang dilakukan itu, ada hambatan dan tantangan yang ditemui. Seperti keterbatasan personel di dinas kebersihan, lokasi pembuangan sampah (sumur batu), keadaanya sudah over load dan juga armada pengangkut sampah," jelasnya.

Kepala BPLH Kota Bekasi Supandi Budiman menjelaskan, “BLH terus bekoordinasi dengan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) terkait, para camat, lurah, para penangungjawab titik pantau Adipura, Koordinator Lapangan dan para Relawan Adipura.

Berharap masyarakat mendukungnya dengan melakukan motivasi. Jika sampah dikelola dengan baik, dapat dimanfaatkan untuk pembuatan pupuk kompos. Tentunya akan berguna untuk keindahan kota. Penilaian Adipura merupakan indikator dalam keindahan dan keteduhan kota.

Masih terdapat kekurangan pada tingkat kebersihan pasar, penataan pengelolaan serta ruang terbuka hijau di Rumah Sakit dan tempat pembuangan akhir (TPA), perkantoran serta pertokoan. Untuk membenahi berbagai kekurangan kedepannya  telah meningkatkan koordinasi dengan sejumlah dinas dan instansi dalam penataan kebersihan dan penataan lingkungan, harapnya.

Untuk mewujudkan kebersihan di Kota Bekasi menuju pencapaian Adipura, gerakan-gerakan kebersihan harus sering dilakukan di semua lini. Hal ini untuk membangun karakter masyarakat dalam mewujudkan kebersihan di Kota Bekasi.


Gerakan kebersihan harus terus menerus dilakukan, semua komponen masyarakat dengan membuat Bank Sampah,  Dengan membangun bank sampah  merupakan tanggung jawab dalam kepedulian akan kebersihan terutama dalam pencapaian Adipura. (Sardin)



Sku Metropolitan

Penerbit: PT. Juszyda Metro Garuda Notaris: Agus Sulaeman T. SH, MKn No. 04 Tanggal 12 Maret 2015 No. AHU-0011533.AH01.01.tahun 2015 No SIUP:503.09/1-0537/BPMPPT/PK-00/IV/2015 No. TDP: 100714612832 NPWP:72.585.352.7-435.000 Dasar Undang-undang No. 40 Tahun 1999.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Posting Komentar


Top