Karawang, GN
Berbaga ibantuan dari pemerintah maupun dari pihak swasta terus bergulir, dengan tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, baik dibidang ekonomi, sosial kesejahteraan masyarakat, bidang lainnya guna kelangsunganhidupdan kesejahteraan masyarakat, khususnya kabupaten karawangdan yang lainnya.
Diharapkan Pemerintah Kabupaten Karawanglebih intensive lagi menjagarodapembangunan yang dicanangkandalamMisidanVisiBupatiterpilih yang tertuang dalam (Rencana Pembangunan JangkaMenengah,red) RPJM KabupatenKarawang.
Pengajuan listrikuntuk Desa Tanah Barusebanyak 60 instalasi, tetapi hanyater pasang 25 instalasi. Pelaksanaan pembangunan program bantuan air bersih dikerjakan diduga hanyaasal-asalan, jadi bisa disebutkan adanya Bancakan bag i pelaksana bantuan dari pihakswasta, pelaksanabantuan adalah wargaDesaTelaga Jaya yang bernama Hoir. UjarKomir sangatkecewa.
Beberapa desa yang mendapatkan bantuan listrik dan Air Bersih dari seseorang yang menyebutdirinya sebagai Hamba Allah ( sebutan,red).Bantuan yang diterima ketika di investigasi beberapa media kepenerimal angsung di wilayah mengatakan “ Kami pun hanya menerima bantuan listrikini dengan sebutanlistrik gratis dar iHamba Allah!” ujarwarga yang menerima program.
SelebihnyawargaDesa TanahBaruKecamatanPakisjayamengatakan maraknyabantuandari Tuan Hamba Allah membawapertanyaan public yang sulitmendapatkanpenjelasan.
PetugasListrikbantuanKecamatanBatujayaKabupatenKarawang TATA saat di konfirmasidikediamannya mengatakan,”
saya mau melaksankan pekerjaan ini hanya berniatmembantu kegiatan Hamba Alllah saja yang ingin membantu masyarakat tidak mampu. Listrik bantuan Hamba Allah ini di realisasi dari sekian ratusj umlah konsumen dari 9 desa di kecamatan Batujaya hanya Desa Batura den yang dipending karena ada kendala, “katanya
Lebihlanjut Tata mengatakan,”sayahanyabarumendapatupahRp. 3.000.000 dariperusahaan yang memberisurattugaskepadasayasebagaipelaksana dansampaipekerjaan hampir 100% sayabelumdibayarlagi,” Terang Tata.
Ironisnya Proyek listrikini ,”mendapat Julukan sebagai proyekSiluman, dari para kepala desa yang mendapatkan listrik bantuan darihamba allahi ni, Hal inidikarenakan program in itidak adalaporannya kepemerintahan desa setempat. Padahaldari program pemerintah desa tiap tahunnya direalisasi dari Provinsi da nKabupaten yang jelasanggarannya dari APBD.
Selebihnya kades ersebu tmengkawatirkan tentang data yang akan di pertanyakan pemerintah kabupaten kalau terjadi masalah di wilayahnya,” Tandasnya
Aktifis LSM Topan RI “ RizkyArdiana,SHmengatakankepadaWartawan di ruangkerjanya,“ Denganalasanapapunbantuan yang diterima masyarakat langsung dan tidaklangsung sudah seharusnya mnasyarakat melaporkan kepemerintahan desanya sebagai bentuk sadar hukum. Hal ini untuk menjaga kalau terjad imasalah masyarakat akan terbebas dari tekanan permasalahan Dan sebaliknya pemberi bantuan juga harus melaporkan pemberiannya sebagai bentuk proses program bantuan. listrikdan air bersih yang diberikan ole perusahaan tidak bermere kini jadinya bantuan siluman,Kami dari LSM Topan RI akan menindak lajuti permasalahan temuan listrikbantuan inike Bupati dan Kejaksaan Kabupaten Karawang untuk memanggil Perusahaan Silumanini karena merknya (Identitas,red) dan kami sudah tahu tinggal menyerahkan saja,” Tandasnya.( R.Octavianus.P.HRJ )


Tidak ada komentar:
Posting Komentar