Karawang, GN
Presiden mematok target produksi padi 82 juta Ton, jagung 24,1juta ton, kedelai 2,6 juta ton, gula 3,8 juta ton, daging sapi 755,1 ribu ton, ikan 18,8 juta ton, dangaran 4,5 juta ton namun dalam tiga tahun pertamanya, Jokowi menargetkan bias mencapai target swasembada pangan untuk tiga komoditas yaitu padi, jagung dan kedelai.
Target Swasembada pangan kembali digunakan oleh Presiden JokoWidodo di era Kepemerintahanya. Taktanggung-tanggung Presiden Jokowi menargetkan dapat mencapai swasembada pangan untuk 7 komoditas dalam lima Tahun. Guna mendukung hal tersebut, Jokowi mengeluarkan Peraturan Presiden Nomor 2 Tahun 2015 untuk memuluskan upaya mencapai target swasembada Pangan.
Oleh karenanya, dalam mewujudkan target tersebut, Koramil 0404/Rengasdengklok Kapten Infantri Wawan Triyuana menerapkan Strategi Jitu Diantaranya, gerakan gilirgiring, gerakan pengawasan pupuk dengan anggota KP3, gerakan olah tanah, gerakan tanam serempak, gerakan pengendalin Organisme Pengganggu Tanaman ( OPT ) dan antisipasi dampak perubahan iklim serta gerakan ubina dan panen. Peran Babinsa untuk mencapai target swasembada pangan di Koramil 0404/Rengasdengklok.
Gerakan tersebut, langsung diperintah kanoleh Dandim 0604 Karawang melalui Surat Telegram ( ST ) 09/2015/23/02/2015 yang menerjunkan para Babinsa untuk mendampingi petani di setiapDesa yang ada di Rengasdengklok ” KomandanKoramil 0404/Rengasdengklok, Kapten Infanteri Wawan Triyuana saat berbincang dengan Wartawan Minggu yang lalu diruangannya.
Meski para petani sebagian sudah memasuki musim panen, ”dikatakan Wawan para petani di Rengasdengklo kini mengeluh, lantaran harga gabah saat ini anjlok, dan maraknya Oknum Preman yang meminta upetidari para petani disaat hendak menjelang panen, Untuk itu Danramil 0404/Rengasdengklo kini meliput Tiga Kecamatan, yakini Kecamatan Rengasdengklok, Kecamatan Jayakertadan Kecamatan Kutawaluya, Pada umumnya ,”terangnya. ( R.Octavianus.P.HRJ )



Tidak ada komentar:
Posting Komentar