Bekasi, GN
Kabupaten Bekasi disebut sebagai kawasan industri terbesar di Asia Tenggara, ribuan perusahaan telah menghasilkan produksinya untuk dipasarkan di dalam dan luar negeri, tetapi masyarakat hanya sebagi penonton belum dapat menikmati hasilnya, hal itu diuangkapkan wakil Ketua DPRD, H. Daris diruang kerjanya baru-baru ini.
Pemimipin di Kabupaten Bekasi harus orang yang mempu melakukan kerja sama dengan pemilik perusahaan. Di Kabupaten Bekasi ada dua belas (12) kawasan industri kurang lebih lima ribu (5.000) perusahaan. Kalau pemerintahnya mampu melakukan pendekatan serta mengajak pengusaha untuk bekerjasama membangun sarana pendidikan dan sarana kesehatan, tidak ada lagi sekolah yang rusak dan tidak ada lagi masyarakat Bekasi yang ditolak dari RSUD karena tidak ada kamar rawat inap, ujar Daris.
H. Daris menuturkan, “saya telah bertemu dengan beberapa pengusaha dan Kepala Kantor BPN di Hotel Sahid Lippo Cikarang baru-baru ini, untuk mengajak pengusaha membangun Kabupaten Bekasi. Pada perinsipnya pengusaha tidak keberatan membantu pembangunan sarana pendidikan. Kalau satu perusahaan membangun satu ruangan belajar dalam satu tahun, berarti sudah lima ribu (5.000) ruangan. Ditahun berikutnya pengusaha diajaklagi untuk membangun sarana kesehatan seperti ruang rawat inap di seluruh Puskesmas dan RSUD. Dengan adanya kerja sama antara Pemerintah daerah dengan pengusaha maka tidak ada lagi sekolah yang rusak dan penolakan pasien dari Rumah sakit karena tidak ada ruang rawat inap” ujarnya(dpt)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar