Bekasi, GN
Dari beberapa pembangunan yang gagal dilaksanakan tahun ini diantaranya pembangunan polder di Perumahan Dosen IKIP-Pondokgede, pembangunan polder Rawa Pasung-Bekasi Barat. “Kegiatan yang batal dilaksanakan tahun ini, akan dialihkan tahun depan,” jelas Kepala Dinas Bina Marga dan Tata Air Kota Bekasi,Tri Adhianto.
Bila pengerjaan pembangunan dipaksakan pada tahun ini menggunakan dana APBD Perubahan 2015 Kota Bekasi, waktu yang tersisa tidak mencukupi untuk menyelesaikan semua proyek itu.“Waktunya tidak cukup, apabila menggunakan dana APBD Perubahan, karena di penghujung tahun,” katanya.
Dana hibah dari Pemprov DKI akan digunakan untuk pembangunan infrastruktur dan penanganan banjir di wilayah perbatasan DKI Jakarta serta pembangunan tiga proyek besar yang diharapkan akan segera dimulai tahun ini. Dana hibah yang diajukan Pemerintah Kota Bekasi ke Pemerintah Provinsi DKI sebesar Rp412 miliar untuk 16 kegiatan pembangunan. Namun, Pemprov DKI hanya merealisasi Rp98,1 miliar.
Dana tersebut akan digunakan untuk biaya pembangunan tiga proyek besar di Bekasi, antara lain pembangunan jalan sisi selatan Kalimalang, pembangunan jembatan Bekasi Timur, dan pelebaran Jalan Komsen-Jatiasih.“Kita harapkan dana tersebut cukup untuk tiga kegiatan yang akan dibangun tahun ini,” jelas Kepala Dinas Bina Marga dan Tata Air (Disbimarta) Kota Bekasi, Tri Adhianto.(Tampu)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar