Surabaya, GN
Keberanian wanita cantik ini patut diacungi jempol. Bagaimana tidak? Wanita yang biasa disapa Yessita Fandityas ini melawan empat begal yang hendak merampas tas serta motornya.
Yessita yang saat ini masih kondisi luka lecet di wajahnya mengisahkan, kejadian naas yang ia alami pada Kamis (7/5/2015) siang. Saat itu, Yessita
yang bertugas di bagian perdata dan tata usaha negara (Datun) di Kejari Surabaya ini hendak datang ke Kejati Jatim karena ada keperluan kantor.
yang bertugas di bagian perdata dan tata usaha negara (Datun) di Kejari Surabaya ini hendak datang ke Kejati Jatim karena ada keperluan kantor.
Saat perjalanan dari Sukomanunggal (Kejari Surabaya) ke A.Yani (Kejati Jatim), dia lewat jalan Dukuh Kupang, di depan restorant Primarasa, tiba-tiba ia dipepet dua pengendara motor dari sisi kiri dan kanannya.
Yessita yang saat itu mengendarai honda Beat langsung dipukul tangannya sebelah kiri, spontan dia balas memukul pelaku yang terlihat masih belia tersebut. "Sebelah kiri memukul tangan saya, sebelah kanan memukul kaki saya," ujar Yessita.
Tak berhenti sampai di situ, pelaku yang berjumlah empat orang tersebut terus berusaha memukul Yessita dan berusaha merebut motor serta tasnya yang ia letakkan di bagian tengah motornya. " Pokoknya saya melawan terus, Mbak, sampai saya jatuh tersungkur," ujarnya.
Dengan perlawanan gigih yang dilakukan Yessita, akhirnya empat pelaku ini gagal membawa motor dan juga tasnya. Namun, sekujur tubuh Yessita penuh luka lebam serta luka lecet di wajahnya karena tersungkur di aspal jalan.
" Ada lima jahitan atas dan satu bawah, kepala saya jadi pusing sampai sekarang. Saya jadi trauma sampai sekarang, miris melihat pelaku yang masih sangat belia," ucapnya. Sampai saat ini, Yessita belum melakukan jalur hukum atas kejadian yang menimpanya. (ULUNG)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar