Dua siswa selesai ikuti ujian nasional (UN) tingkat SMP/MTs susulan, yang dilaksanakan di Kantor Dinas Pendidikan (Disdik) Pamekasan.
Keduanya merupakan dua dari 22 siswa, yang gagal melaksanakan UN yang digelar mulai Senin hingga Kamis (4-7/5/2015) lalu.Tetapi dua siswa asal SMP Satu Atap, Panagguan, Proppoitu.Sebelumnya ijin tidak mengikuti ujian karena sakit.
"Al-Hamdulillah, ujian susulan sudah dilaksanakan di kantor dinas pendidikan selama tiga hari. Dua-duanya (duasiswa) dari SMP Satap Panaguan," kata Shanti Agustina, Kasi Pembelajaran Pendidikan Menengah Disdik Pamekasan, Rabu (13/5/2015).
Dijelaskan, pelaksanaan UN susulan yang diberikan kepada kedua siswa tersebut hanya tiga mata pelajaran (mapel) saja.Berbedadenganujiansebelumnya yang meliputi empat mapel."Untungnya hanya tiga mapel.Jadi bisa selesai hari ini, mengingat besok libur," jelasnya.
Sepertidiketahui, sebanyak 15.760 siswa terdata dalam daftar nominasi tetap (DNT) untuk mengikuti UN tingkat SMP/MTs di Pamekasan.Tetapi dari jumlah tersebut, 20 siswa dinyatakan gagal ikut ujian tanpa alasan yang jelas.Sementara dua siswa lainnya, selesaimengikuti UN susulan.
Dari jumlah 15.760 siswa, masing-masing terdiridari 6.835 siswa SMP dansebanyak 8.922 siswa tingkat MTs.Bahkan, satu di antara mereka mengikuti ujian di RSUD dr Slamet Martodirdjo, Pamekasan. [pin/kun]



Tidak ada komentar:
Posting Komentar