Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Bekasi, GN- Berbagai aksi kejahatan yang tak pernah sepi berkunjung di sejumlah wilayah di Kota Bekasi, seolah memberi kesan jika kota ini sudah darurat tindak kejahatan. Masyarakat pun semakin diselimuti rasa takut dan was-was, terhadap para pelaku kejahatan yang mengintai setiap saat.

Setelah sebelumnya tiga minimarket di Jatimakmur, Pondokgede, Jatiasih dan Bekasi Timur menjadi incaran para perampok, kali ini perampokan minimarket terjadi lagi dan menimpa Indomaret 'Cahaya Kemang II' di Jalan Kemang Sari Raya RT 03/ RW 07 Kelurahan Jatikramat, Kecamatan Jatiasih.
Menurut keterangan sang kepala toko, Irwanto (30) warga RT 02/ RW 01 Kelurahan Logandeng, Kecamatan Karangdadap, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, saat kejadian sekitar pukul 22.15 WIB ia bersama seorang kasir, Endang Sri Rejeki (21) warga Jatiwaringin RT 03/RW 11 No 45, Kecamatan Pondokgede, telah menutup toko.

Tak berapa lama kemudian, tiba-tiba pelaku yang berjumlah 5 orang datang dengan menggunakan dua sepeda motor jenis Scoopy. Satu sepeda motor berboncengan tiga pelaku dan satu motor lagi berboncengan dua pelaku. Setelah turun dari motor, para pelaku yang menggunakan slayer hitam dan helm untuk menutupi wajahnya, langsung menodongkan pistol kepada kedua karyawan minimarket. "Pelaku dengan cepat mengambil seluruh uang hasil penjualan sebesar Rp 7juta dan buru-buru kabur," ungkap Irwanto.

Tak sampai disitu, selang beberapa saat kemudian sekitar pukul 22.30 WIB, perampokan bersenpi di minimarket terjadi kembali. Dan yang jadi incaran perampok adalah Indomaret 'Tirta Raya' di Komplek Perusahaan Air Mimun (PAM) Jaya RT 01/ RW 10 Jatikramat, Jatiasih, Kota Bekasi yang modusnya hampir sama dengan perampok di minimarket sebelumnya.

Seorang saksi yang juga MD Pimpinan sift, Anuryanto (23) bersama dengan kepala toko, Mohammad Hafiz (27) warga Kampung Rawa Bacang, RT 06/ RW 13 No 2 Kelurahan Jatirahayu, Kecamatan Pondokmelati, Kota Bekasi mengaku telah menutup toko sesaat sebelum kejadian perampokan. Tiba-tiba pelaku datang dengan menodongkan senpi ke arah kedua korban.  "Seluruh uang berjumlah Rp 8.104.000 di dalam brankas dibawa kabur pelaku," kata Anuryanto, Rabu (24/6) kemarin.
Tak lama setelah pelaku kabur, korban langsung melapor ke pihak kepolisian. Petugas yang datang lalu menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) dan juga mengambil rekaman CCTV serta meminta keterangan dari para saksi.

Kepada petugas, Anuryanto menyebutkan ciri-ciri pelaku, yakni berperawakan besar, berjumlah 5 orang dan menggunakan dua sepeda motor, dimana dua diantaranya masuk ke ruangan brankas dan tiga pelaku lain berjaga di lobi kasir.

Sambil terus menodongkan pistol, sang kepala toko dan kasir lalu digiring dan disekap pelaku di kamar mandi, sementara dua pelaku bersama korban menuju ruang brankas.
"Pelaku yang naik ke ruang brankas sama saya, memakai celana pendek hitam dan tas gemblok warna hitam juga," paparnya.

Korban mengaku, senpi yang digunakan pelaku memiliki warna yang dikrom putih, mirip dengan senapan yang biasa dipakai anggota kepolisian. Ia juga merasa perampokan yang terjadi di tokonya dengan perampokan di Indomaret 'Cahaya Kemang', pelakunya merupakan orang yang sama. "Soalnya Cahaya Kemang dan Tirta Raya kan masih satu tempat, cuma beda RT dan kampungnya saja," terangnya.

Sementara itu, Alfamart 'Nakula Galaxi' di Jalan Nakula No 6C RT 02/ RW 08 Jakasetia, Bekasi Selatan juga tak luput dari aksi perampokan. Dari keterangan Devisi Operasional Lapangan, Edi Priyono, toko tempatnya bekerja tidak buka selama 24 jam dan biasanya tutup antara pukul 22.30 WIB sampai pukul 23.00 WIB. "Saya kesini sedang mengecek kondisi toko, menurut karyawan yang berjaga pada saat itu, tiba-tiba para pelaku datang sambil membawa pistol. Kalau keterangan yang mengetahui pasti yang jaga pada malam kejadian," katanya.

Pelaku yang diduga sebanyak empat orang itu beraksi dengan cepat dan berhasil membawa kabur uang hasil penjualan minimarket sekitar Rp 12juta. Kasusnya kini ditangani Polresta Bekasi kota dan Polsek Bekasi Selatan.

Secara Terpisah, Kapolresta Bekasi Kota, Kombes Pol Daniel Bolly Hyronimus Tifaona mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait kasus perampokan yang terjadi beruntun di Kota Bekasi. "Kasusnya masih terus kita lidik serta didalami. Dan sudah ada tanda-tanda pelaku teridentifikasi," katanya saat dihubungi.

Menurutnya, pelaku perampokan kali ini sama seperti pelaku yang sebelumnya merampok tiga minimarket di wilayah Pondokgede, Jatiasih dan Bekasi Timur pada sepekan lalu.
"Pelakunya sama dengan yang sebelumnya. Mereka adalah spesialis minimarket," paparnya.
Ia berharap, pihaknya dapat segera mengungkap kasus dan meringkus para pelaku secepatnya.

"Pelaku sudah sangat meresahkan masyarakat. Didoakan saja agar kita berhasil melakukan lidik secepatnya terhadap kasus ini," pungkasnya. (GERMAN)




Sku Metropolitan

Penerbit: PT. Juszyda Metro Garuda Notaris: Agus Sulaeman T. SH, MKn No. 04 Tanggal 12 Maret 2015 No. AHU-0011533.AH01.01.tahun 2015 No SIUP:503.09/1-0537/BPMPPT/PK-00/IV/2015 No. TDP: 100714612832 NPWP:72.585.352.7-435.000 Dasar Undang-undang No. 40 Tahun 1999.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Posting Komentar


Top