MUARO JAMBI, GN – Gedung asrama Pondok Pesantren Riyadhul Amin yang diresmikan pada bulan lalu oleh Husni Jamal dari staf Gubernur Jambi. Asrama Putri tersebut dibangun belum setahun lamanya, namun bangunan tersebut sudah retak.
Hasil investigasi wartawan GN ke asrama pondok pesantren Riyadhul Amien, setelah serah terima bangunan tersebut belum sampai 1 tahun sudah mengalami keretakan dan kerusakan serta ada yang bocor. Sementara anggaran pembangunan tersebut menelan biaya sebesar 3 M. Menurut keterangan dari LSM lokal mengatakan ada indikasi penyimpangan anggaran pembangunan gedung tersebut. Papan proyek tidak dipasang, sedangkan kepres no 70 tahun 2012 jelas mengatur semua preses tender dan juga pelaksanaannya. Jadi pembangunan tersebut menyalahi aturan pemerintah.
Masyarakat sekitar meminta agar pembangunan gedung tersebut dapat diawasi semua pihak. Apabila ada indikasi pelanggaran diminta untuk penegak hukum untuk segera bertindak.
Pembanguan Asrama Putri ini diduga ada kejanggalan, seharusnya kurang dari setahun masih dalam pemeliharan, tetapi sampai saat ini tidak ada tindakan perbaikan dari pihak pelaksana kegiatan. (Bakri/Hendra Sukma)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar