Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Bekasi, Metro - Pemerintah Kota Bekasi berencana membeli 60 unit truk sampah. Anggaran dialokasikan melalui APBD 2015  senilai Rp28 miliar.

Kabid Pendataan dan Pengembangan Dinas Kebersihan Kota Bekasi, Ratim R mengatakan, volume pengangkutan sampah dari masyarakat ke TPA Sumur Batu baru mencapai 30- 40 persen dari total sampah di masyarakat. Pengangkutannya kurang  maksimal karena terbatas armada penga ngkut sampah. Karena itu merencanakan menambah armada 60 unit truk sampah dengan menganggarkan sekitar Rp 28 miliar melalui APBD 2015 Kota Bekasi, kata Ratim.

Untuk meningkatkan kuantitas pengangkutan sampah, pihaknya sangat membutuhkan kendaraan baru. Karena itu saat ini Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) sedang melakukan proses lelang guna mempercepat pengadaan.
            
Jika teralisasi pembelian armada itu, pengangkutan sampah dari masyarakat ke TPA Sumur Batu akan meningkat hingga  60 persen. Asusmsinya, penambahan pengangkutan perhari mecapai 360 meter kubik atau setara dengan 100 ton. "Saat ini armada truk pengangfkut sampah yang bisa dioperasikan 181 unit. Jika pembelian lancar armada bisa bertambah menjadi 241 unit, pengangkutan sampah akan naik 55-60 persen dari total produksi. Dengan adanya penambahan armada truk sampah, diharapkan sampah di Kota Bekasi dapat diminimlisir. Cita-cita kota bebas sampah akan dapat terwujud, ujar Ratim.

Sementara, Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Pasar Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, membatalkan rencana pembelian enam unit truk sampah. Pasalnya, pengaruh melemahnya nilai rupiah terhadap dolar.

Kabid Pasar Disperindapas Kabupaten Bekasi Feri Ferdian, mengatakan pihaknya memperoleh anggaran Rp2 miliar pengadaan enam truk sampah APBD 2015 Kabupaten Bekasi. "Akibat kenaikan nilai dolar dikawatirkan tidak cukup," katanya. Menurutnya, alokasi dana itu perlu mendapat revisi pada APBD Perubahan 2015 dengan menambah sesuai dengan harga pasaran saat ini.

Sekretaris Komisi II DPRD Kabupaten Bekasi Abdul Kholik meminta pembelian truk sampah tetap berjalan meski terjadi kenaikan dolar. "Saya minta agar Disperindagpas menyerap anggaran itu mengingat kebutuhan yang sangat mendesak di masyarakat," katanya.


Menurutnya, inflasi saat ini tidak berdampak pada naiknya harga otomotif di pasaran. Jika memang terjadi kenaikan harga, disarankan membeli jenis mobil lain dengan spesifikasi yang sama. Jika meminta penambahan anggaran, akan dibahas dalam APBD Perubahan 2015. "Dinas harus menyerap anggaran itu, jangan sampai gagal," katanya.  (dpt)



Sku Metropolitan

Penerbit: PT. Juszyda Metro Garuda Notaris: Agus Sulaeman T. SH, MKn No. 04 Tanggal 12 Maret 2015 No. AHU-0011533.AH01.01.tahun 2015 No SIUP:503.09/1-0537/BPMPPT/PK-00/IV/2015 No. TDP: 100714612832 NPWP:72.585.352.7-435.000 Dasar Undang-undang No. 40 Tahun 1999.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Posting Komentar


Top