JAKARTA, GN- Semakin tingginya harga kebutuhan poko akhir-akhir ini memang membuat seluruh lapisan masyarakat kita terpuruk masalah ekonominya. Apalagi menjelang lebaran ini.
Adalah temuan wartawan Garuda News. didaerah yang padat penduduk tepatnya di Kelurahan Kayu Putih di dalam lapangan terbuka Rawasari, persisnya belakang Kompas lama SIM.T – TRI SAKTI.
Berganti-ganti mobil truk pengangkut tangki minyak sawit keluar masuk ke lapangan besar itu tapi kesanya seperti kawasan penduduk kumuh/padat.
Pengematan wartawan Garuda News hingga ke dalam, sepertinya kawasan padat penduduk tersebut ternyata ada lapangan lumayan luas seperti pangkalan mobil bus Angkutan umum.
Dilokasi diemukan drum-drum yang ternyata disitulah mobil-mobil tangki tadi mengeluarkan / mencurahkan beberapa banyak muatan minyak sawit yang diduga diterima pengepul gelap secara illegal mungkin harganya pun sangatlah murah.
Ketika wartawan mancari keterangan dari masyarakat, mereka mengatakan hal ini sudah berjalan bertahun-tahun tanpa ada satupun dari pihak berwajib yang berani menindak tegas pengepul tersebut.
Usut punya usut pengepulan illegal itu adalah milik pensiunan anggota polisi yang sudah lama menjalankan bisnis gelapnya ini hingga dia pensiun dan diteruskan oleh anak-anak nya.
Bahkan tak jarang bila aparat kepolisian datang langsung ada orang suruhanya memberikan amplop.
Sangatlah miris kita melihat kenyataan yang seperti ini ada di tengah-tengah masyarakat kita ini.
Berarti berapa sudah kerugian yang dialami Negara kita ini ataupun distributor minyak sawit bila mana setiap hari supir-supir tangki berani menurunkan muatan tangkinya ke tempat ini.
Agar mereka (supir) mendapatkan tambahan uang masuk.
Hal ini harus ditindak tegas agar mereka (pemain) jera tidak melakukan hal kotor ini lagi
(Red. R. Sitorus, M. Sitorus)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar